Tips Memilih Tempat Tidur yang Aman untuk Bayi

Memilih tempat tidur bayi bisa dikatakan gampang bisa pula dikatakan susah. Apalagi jika Anda baru akan memiliki bayi pertama kalinya. Disatu sisi sebagai orangtua, Anda pasti akan menyiapkan yang terbaik, namun sisi lain, Anda tidak tahu indikator mencari tempat tidur yang aman untuk sang buah hati itu seperti apa.

Dalam artikel ini akan Kami berikan ulasan singkat terkait apa saja ciri memilih tempat tidur yang aman untuk bayi. Ingat ‘baik’ itu tidak berarti ‘aman’, namun memilih yang ‘aman’ sudah pasti menjadi yang ‘terbaik’.

Tips Memilih Tempat Tidur yang Aman untuk Bayi

Ada banyak pilihan tempat tidur bayi dipasaran, namun pastikan bahwa Anda mendapatkan yang terbaik. Tak hanya itu, pilihan bahan pembuatnya pun juga beragam, ada tempat tidur bayi dari kayu, dari aluminium, dan lain sebagainya.  Nah, karena sangat amat banyak pilihan dan tentu saja itu akan membuat Anda bingung, maka dibawah ini akan kami ulas sedikit tentang apa saja ciri penting dalam memilih tempat tidur yang aman untuk bayi.

Agar tidak salah pilih, langsung saja cek dibawah ini:

Cari Tahu Modelnya

tempat tidur bayi elegan

Pemilihan model tempat tidur yang tidak tepat bisa membahayakan si kecil. Misalnya tempat tidur drop-side-cribs yang mana bisa dibuka pasang bagian sisinya. Secara teknis tempat tidur model ini memudahkan kita untuk membersihkan kasur dan juga meletakkan bayi didalamnya.

Namun dikatakan oleh Komisi Keselamatan Konsumen Amerika Serikat bahwa tempat tidur model tersebut berbahaya. Instalasi yang keliru dari tempat tidur jenis ini bisa saja meningkatkan risiko anak cedera. Selain itu ketika anak sudah beranjak dewasa, rail sisi yang pendek berpotensi membuat mereka mudah terjatuh.

Di Indonesia sendiri tidak ada larangan untuk jenis atau model ini, namun ada baiknya ketika memilih tempat tidur yang aman untuk bayi, pilihlah model yang stabil dan kuat.

Beli Tempat Tidur yang Sudah Memenuhi Standar Terbaru

Teknologi tempat tidur bayi juga terus berinovasi, khususnya dalam hal keselamatan. Sebagaimana kita tahu ada banyak kasus bayi cedera karena jatuh dari tempat tidurnya atau terkena alergi dengan material tempat tidurnya. Jadi, salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membeli tempat tidur bayi terbaru. Biasanya model terbaru sudah memenuhi standar diatas.

Namun bagaimana jika budget yang disediakan terbatas? Jika terpaksa untuk membeli bekas, maka belilah yang usia furniturenya tidak lebih dari 3-4 tahun. Jika lebih dari itu dikhawatirkan materialnya mampu membuat si kecil jadi alergi karena sudah mulai rusak.

Cek Jarak Teralis

jarak teralis box bayi

Ketika memilih tempat tidur yang aman untuk bayi, maka pertimbangkan pula untuk mengecek jarak antar teralis. Salah satu kekhawatiran orangtua yakni bayinya yang terjepit teralis, karena itu usahakan jarak antar teralis cukup rapat yakni tidak lebih dari 6 cm. Ini adalah standar ukuran yang pasti tubuh bayi tidak muat melewatinya.

Jika jarak antar teralis renggang, maka ditakutkan anggota badan seperti kepala terjepit ketika mereka berusaha keluar.

Tak hanya memastikan jarak teralis, pastikan juga teralis tersebut terbuat dari bahan yang kokoh sehingga tidak mudah rusak ketika anak mencoba menaikinya.

Cek Apakah Ada Cat yang Mengelupas

Tips memilih tempat tidur yang aman untuk bayi selanjutnya yakni dengan mengecek catnya. Perlu diketahui, kulit bayi sangat sensitive dan ada beberapa kasus alergi pada bayi yang disebabkan tempat tidurnya. Alergi ini bisa disebabkan banyak hal, misalnya saja cat yang mengelupas.

Pengelupasan cat pada tempat tidur bayi bisa menjadi salah satu pemicu allergen. Efek alergi sendiri beragam, mulai dari muncul bintik merah yang dianggap sebagai alergi ringan, sampai yang berisiko kepada kematian.

Selain itu, cat yang mengelupas dikhawatirkan dimakan oleh si kecil hingga berakibat fatal. Sebagaimana kita tahu anak bayi memiliki fase oral yang akan memasukkan segala benda kedalam mulutnya. Jadi kita sebagai orangtua haruslah memahami hal itu, salah satunya dengan mengecek ada atau tidaknya cat yang mengelupas di tempat tidurnya.

Pemilihan Matras

matras tempat tidur bayi

Tak hanya fokus pada tempat tidur yang empuk, kita juga harus mempertimbangkan matrasnya. Pilihlah matras yang tebal sehingga sang bayi bisa nyaman ketika berada diatasnya. Secara umum ukuran ketebalan matras bayi ini tidak lebih dari 15 cm.

Lepaskan Plastik dari Matras Tempat Tidur Bayi

Plastik yang melapisi matras bisa berbahaya bagi kulit bayi. Selain tidak nyaman, kulit bayi sangatlah sensitive sehingga ketika bergesekan dengan plastik yang tidak higienis bisa menjadikan kulitnya sakit. Tentu Anda tidak ingin bukan?

Jangan Berikan Selimut, Bantal atau Perlengkapan Tidur Apapun di Ranjang

tempat tidur bayi yang aman

Jika si kecil sudah mulai aktif, ada baiknya untuk tidak meninggalkan perlengkapan tidur seperti selimut, bantal dan lain sebagainya sembarangan. Ketika mereka bergerak, bisa jadi peralatan tidur tersebut menutupi wajah sehingga mereka akan kesulitan bernafas.

Jika suasana ruangan dingin dan Anda ingin memberikannya selimut, pilih selimut yang berbahan halus dan pilih yang ukurannya pas dengan tubuh si kecil. Pemberian selimut yang terlalu besar dikhawatirkan membuat anak terlilit ketika tidur.

Itulah beberapa ulasan terkait cara memilih tempat tidur yang aman untuk bayi. Sebelum menentukan membeli tempat tidur untuk sang buah hati, pastikan dan ketahui dulu beberapa hal diatas. Terakhir, pilih tempat tidur bayi yang terbuat dari bahan yang kokoh dan kuat agar bayi tidak mudah jatuh dari ranjangnya.

Anda bisa mendapatkan tempat tidur bayi dari bahan kayu berkualitas dari kami. Kami sebagai produsen perlengkapan furniture, menyediakan berbagai macam model tempat tidur bayi berbahan kayu. Kami juga melayani pembuatan produk kustom sesuai permintaan konsumen.

Hubungi kami melalui WA dengan klik nomor berikut untuk info lebih detail: 0852 8288 0889